Akhir-akhir ini kamu merasa tidak bahagia?

“Definisi bahagia sangatlah luas dan jika dirangkum, bahagia adalah keadaan pikiran atau perasaan yang tercukupi akan kegembiraan, kesenangan, cinta, ketentraman, kenikmatan ataupun kedamaian yang intens“.

Masing-masing dari kita memiliki standar kebahagiaan yang berbeda, baik dari sudut pandang psikologis, spiritual, budaya maupun keinginan.

©pexel

Banyak yang mengatakan bahwa kebahagiaan merupakan ilusi yang diciptakan oleh pikiran, dan sesungguhnya bisa datang dari hal-hal kecil disekeliling yang kita syukuri serta menerima yang ada dengan lapang dada.

Namun umumnya ukuran kebahagiaan seseorang berada di tingkat pencapaian yang lebih tinggi. Seperti keinginan untuk menjadi sukses, kaya, menikah, memiliki keturunan, menjadi dermawan, menjadi pemimpin, populer, terbaik dan seterusnya. Pada akhirnya kitalah yang memilih untuk bahagia ataupun sebaliknya jika yang terjadi nyatanya belum sesuai dengan apa yang dicita-citakan.

Lantas, bahagia yang seperti apa yang sebetulnya kita butuhkan?

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan agar tetap merasa bahagia dalam menjalani hidup dalam keadaan apapun saat ini:

Menjaga kesehatan mental, spiritual dan fisik
  • Menjaga mental yang sehat sangatlah penting. Dengan mental yang kuat maka kita akan mampu mengendalikan perasaan dan pikiran.
  • Sesuai dengan kepercayaan masing-masing, berdoa mendatangkan keyakinan dan kekuatan dalam menjalani hari-hari. Rasa bersyukur tersebut akan memancarkan gelombang positif pada diri kita.

Mencintai diri sendiri
  • Berilah waktu untuk rileks sejenak, bangkitkan semangat dengan menggali potensi yang ada dan kurangi kritikan yang menyakitkan terhadap diri sendiri.
  • Banyak dari kita pernah mengalami titik terendah yang mengakibatkan low-self esteem. Rasa pesimis tersebut akan berdampak destruktif jika dibiarkan merajalela.
  • Sebagai referensi untuk membuka pikiran positif tersebut kamu dapat memulai dengan membaca buku-buku kategori self improvement ataupun melakukanself hypnosis melalui musik terapi.

Berbagi senyum dan tawa
  • Memiliki banyak waktu dengan diri sendiri tak hanya membuahkan ketenangan, namun terkadang juga rasa sepi. Maka luangkanlah waktu dengan membagi cerita dan tawa bersama keluarga maupun sahabat. Hal ini dapat membantumu merasa lebih hidup.

Memaafkan diri dan masa lalu
  • Tidak mudah rasanya ketika kamu teringat kejadian pahit di masa lalu, terlebih lagi untuk memaafkan dan melupakan hal tersebut.
  • Memaafkan diri sendiri bahkan menjadi hal yang lebih berat, tetapi dengan membuang jauh rasa penyesalan merupakan langkah besar untuk membuka harapan yang baru.

Mengurangi pengaruh sosial media.
  • Sosial media seringkali memperlihatkan kehidupan seseorang yang begitu sempurna. Hal ilusif tersebut bisa saja berdampak negatif karena bila dijadikan bahan perbandingan dengan kehidupan yang kita miliki.
  • Oleh karena itu sebaiknya kita menghindari konten hedonis yang dapat membuat kita merasa kecil, dan memilih konten positif yang dapat membuat kita bahagia menjadi diri sendiri.

Berbuat baik terhadap sesama
  • Karena mencapai kebahagian adalah keinginan setiap manusia, maka dengan menularkan kebaikan terhadap sesama akan mendatangkan doa yang baik pula untukmu.
©pexel