Menemukan seseorang untuk berbagi yang mampu menyingkirkan ketakutan serta menghapus bekas luka adalah ketika kamu bersama dengan orang yang tepat.

Pada artikel sebelumnya (klik disini) digambarkan ciri-ciri orang yang tak percaya lagi akan cinta.

'Apakah kamu termasuk 
salah satunya?

Jika jawabanmu adalah ‘Ya’, masih adakah keinginanmu untuk menerima cinta dari seseorang yang hadir suatu saat nanti?

Namun apabila hal tersebut terulang kembali, bukankah lebih mengerikan?

Menyelamatkan diri dari patah hati salah satunya adalah dengan menghindari potensi datangnya cinta, namun efek yang dapat ditimbulkan adalah ketika hal tersebut dapat melukai orang lain yang datang ke dalam hidupmu setelahnya.

Melepaskan trauma dan luka diibaratkan seperti membuang beban berat yang selama ini kita bawa kemanapun pergi. Dengan melepaskan pikiran dari akibat yang ditimbulkan dari kedua hal tersebut, secara perlahan mengurangi hal negatif yang mempengaruhi mental dan tindakan.

Oleh karena itu banyak cara mudah yang bisa ditemukan berbagai buku ‘self helped’, artikel ringan hingga video Youtube. Salah satunya salah dengan menggunakan kemampuan pikiran dalam mengimplementasikan ‘The power of detachment’ yang artinya Melepaskan.

Menerima fakta di masa lalu bahwa seseorang telah pergi, tidak membutuhkanmu dan bahkan meninggalkan kenangan menyedihkan memang tidaklah mudah.

Namun percayalah bahwa ‘There’s always someone for everyone’ dan orang yang tepat akan datang tanpa kamu perlu pertanyakan validasi serta pengakuan darinya- ia akan mencintai sebagaimana mestinya.

“Cinta membuat seseorang merasa aman, damai, memberi semangat, meningkatkan kesehatan mental dan fisik serta hati yang terpenuhi.”